Rabu, 18 Januari 2012

Imlek = Dodol Cina, Baju Baru, Ang Pao, dan Barongsai

Perayaan hari Raya Imlek adalah perayaan tahun baru menurut penanggalan kalender Cina yang memasuki tanggal satu pada tahun yang baru. Sama halnya dengan tahun baru masehi yang dirayakan setiap tanggal 1 Januari.
Tahun ini adalah perayaan Imlek 2562.
Jadi sebenarnya perayaan Imlek tidak ada hubungan dengan agama tertentu, kecuali berkaitan dengan orang Cina. Karena itu Imlek secara khusus dirayakan orang-orang Cina dari berbagai agama di belahan dunia manapun.
Apabila ditelusuri banyak sekali hal yang berhubungan dengan perayaan Imlek ini. Tapi ada tiga hal yang tak pernah terlewatkan dalam merayakan Imlek.
# DODI CINA atau KUE KERANJANG
Dodol cina. Ya, dodol cina. Itulah yang selalu ditanyakan teman-teman atau rekan kerja yang tidak merayakan Imlek pada saat Imlek. Seakan dodol cina atau kue keranjang itu identik dengan Imlek.
Karena kue yang manis dan kenyal yang terbuat dari ketan dan gula pasir ini memang selalu munculnya menjelang hari Raya Imlek. Pada hari biasa, dodol yang satu ini sulit ditemukan.
Kenyataannya memang dodol yang disebut juga kue keranjang ini selalu disediakan pada saat Imlek.
Mengapa disebut juga kue keranjang? Karena pada awalnya membuat kue ini dikukus dengan menggunakan keranjang yang terbuat dari rotan sebagai cetakan.
Belum lengkap rasanya Imlek tanpa kehadiran kue keranjang atau dodol cina.
Ayo…siapa yang belum pernah makan dodol cina?
# BAJU BARU
Pada saat datangnya Imlek yang tak ketinggalan adalah soal baju baru. Terutama para ibu akan sibuk untuk membeli baju baru. Bahkan ada yang sudah mempersiapkan jauh sebelum datangnya Imlek.
Baju baru sudah dianggap sebagai barang wajib yang harus ada pada saat Imlek. Menurut kepercayaan, bahwa pada hari pertama Imlek yang merupakan hari pertama di tahun yang baru wajib untuk memakai baju baru. Demi untuk harapan dan semangat baru.
Boleh dibilang hal ini sudah merupakan sebuah tradisi di manapun dalam merayakan tahun baru. Bahwa baju baru harus selalu tersedia. Tak peduli membelinya dengan cara mengutang sekalipun. Pokoknya harus pakai baju baru.
# ANG PAO
Selanjutnya, ini yang ditunggu-tunggu. Apalagi kalau bukan ang pao. Sebuah amplop merah yang berisi uang yang nilainya bisa berapa saja.
Tentu yang menunggu-nunggu ang pao ini adalah anak-anak. Karena ada kewajiban, bahwa setiap orangtua harus memberikan ang pao pada anak-anaknya saat Imlek.
Biasanya juga dimanfaatkan anak-anak untuk berburu ang pao ke tetangga-tetangga sambil mengucapkan “Kong Xi…Kong Xi… Kong Xi Fat Chai”. Yang artinya selamat, selamat, selamat banyak rejeki.
Kemudian dilanjutkan dengan “Hung pao na lai” yang berarti berikan amplop merahnya”. Dalam hal ini tentu saja yang berarti ang pao atau amplop yang berisi uang.
# BARONGSAI
Pada jaman Dus Dur menjadi presiden, perayaan Imlek semakin meriah dengan hadirnya barongsai dan pemasangan lampion di rumah-rumah dan di tempat umum.
Pertunjukkan barongsai adalah hal yang identik dengan Imlek. Dimana sebenarnya tidak lengkap Imlek tanpa kehadiran barongsai.
Barongsai atau Ki Lin adalah binatang suci yang diyakini keberadaannya oleh orang Cina. Kehadiran barongsai diharapkan untuk mengusir roh-roh jahat.
Inilah sedikit hal yang berkenaan dengan perayaan Imlek yang sudah menjadi tradisi.
Tahun Baru Imlek adalah semangat baru bagi orang Cina untuk memulai hidup meraih kemakmuran. Semangat ini disimbolkan dengan warna merah yang dipasang disetiap rumah yang merayakan Imlek.
Kong Xi Fa Chai, Sin Nien Khai Le … Selamat Tahun Baru, Selamat Datang Kemakmuran, Semoga Tahun Baru Mendatangikan Kebahagiaan
13269304851731714269
rupa-rupa ang pao//id.wikipedia.or

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management